Empat Keterampilan yang Bakal Dikuasai Saat Menjadi Founder Startup

0
50

Mulai dari manajerial waktu, berbagi tanggung jawab, tidak takut gagal, dan berani ambil tindakan

Tidak semua keterampilan seorang founder itu bersifat intuitif. Meski pada awal terjun ke dunia entrepreneur, founder tidak tahu sama sekali keahlian apa yang harus mereka kuasai. Namun setelah melalui proses panjang dengan banyak makan asam garam, founder jadi lebih paham dan mawas dengan kondisi yang sedang terjadi dan tindakan apa yang harus dilakukan.

Artikel ini akan membahas lebih jauh empat contoh keterampilan seperti apa yang bakal Anda kuasai seiring waktu ketika terjun menjadi pemimpin dalam startup. Berikut rangkumannya:

Manajerial waktu

Ketika Anda menjadi seorang pemimpin di sebuah perusahaan, keterampilan yang paling terasa Anda rasakan adalah lebih mampu dalam hal manajerial waktu. Pada tahap awal Anda merasa hidup terasa berantakan karena mengerjakan berbagai hal. Tidak adanya jam masuk kantor, membuat tubuh mulai terasa rentan penyakit.

Anda pun mulai sadar dengan hal tersebut dan mulai tahu waktu senggang yang bisa digunakan untuk berolahraga dan menjalankan hidup sehat. Begitu pula saat bekerja, Anda bisa membagi waktu kapan untuk membalas email dan mengangkat telepon. Pekerjaan “kecil-kecil” seperti itu memang terlihat remeh, namun sebenarnya sangat menyita fokus.

Manajerial waktu akan terasa akan bermanfaat dalam menunjang waktu kerja Anda jadi lebih produktif dan fokus pada siang harinya.

Berbagi tugas dan tanggung jawab

Sebelumnya, Anda merasa diri sendiri lah yang harus bertanggung jawab menyelesaikan semua pekerjaan. Cara kerja seperti itu tidak berlaku ketika Anda menjadi seorang pengusaha. Anda harus mampu mendelegasikan tanggung jawab kepada rekan kerja sebagai tambahan tangan. Oleh karena itu rekrutlah orang yang Anda rasa benar-benar mampu untuk mengerjakan suatu pekerjaan tertentu.

Tidak takut gagal

Perusahaan startup mem\ang sangat rentan dengan risiko bangkrut. Namun, risiko terbesar tersebut tidak hanya menghantui startup saja, tapi juga korporasi besar. Founder startup sejati itu meski sudah makan banyak mengalami kegagalan, tapi tidak akan pernah mundur.

Kegagalan tersebut menjadi bahan pelajaran yang tidak perlu diulangi dan dapat menjadi bahan loncatan untuk ke depannya. Untuk itu, Anda perlu melakukan banyak penelitian dan tetap mengedepankan asas kehati-hatian karena teori dan praktiknya tidak selalu sinkron.

Meski penuh risiko, bila dilakukan dengan penuh landasan data yang kuat akan menjadi titik dimulainya kesuksesan Anda.

Berani ambil tindakan

Salah satu keterampilan yang bakal Anda kuasai adalah berani mengambil tindakan secara spesifik. Ide yang baik itu tidak akan berguna bila hanya sekadar dicatat di buku. Sebaiknya pertanyakan apakah ide itu bisa membantu Anda memperbaiki bisnis?

Bila jawabannya ya, maka Anda perlu segera mewujudkannya. Anda perlu pahami bahwa semua kesuksesan itu dimulai dari dimulainya suatu tindakan dengan momen yang tepat.

Sumber : Daily Social

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here