Sediakan Layanan Hotspot Gratis untuk Masyarakat, Apa Keuntungannya bagi Biznet?

0
1628
Ikhtisar
  • Pengguna yang ingin menggunakan layanan tersebut cukup melakukan koneksi dengan SSID Biznet Hotspot, melihat iklan sekitar 15 detik, dan akan langsung terhubung ke jaringan internet Biznet.
  • Alih-alih mencari keuntungan, hotspot ini disediakan sebagai teaser bagi pengguna yang ingin merasakan layanan Biznet.

Untuk mendukung layanan Biznet Hotspot, Biznet bekerja sama dengan Flashads yang merupakan sister company mereka sejak Juni 2016. Flashads akan menyediakan media iklan yang khusus diperuntukkan bagi perusahaan business to consumer (B2C). Iklan ini akan tayang ketika pengguna hendak menggunakan layanan Biznet Hotspot.

Secara sederhana, pengguna yang ingin menggunakan layanan tersebut cukup melakukan koneksi dengan SSID Biznet Hotspot, melihat iklan sekitar 15 detik, dan akan langsung terhubung ke jaringan internet Biznet.

Menurut Vice President Marketing Biznet, Yudie Haryanto, kerja sama ini dilakukan agar pihaknya bisa fokus menyediakan layanan internet gratis berkualitas di tempat publik. Sedangkan Flashads lebih fokus pada marketing penempatan iklan.

Vice President Marketing Biznet, Yudie Haryanto (kiri), memberikan penjelasan mengenai layanan Biznet Hotspot.

“Terkadang orang kalau mau pakai free Wi-Fi, masih ditanya email, nama, tanggal lahir. Mereka harus mendaftar dulu. Kadang ada juga free Wi-Fi tapi enggak bisa tersambung ke internet. Kami ingin yang easy connect, tidak perlu harus daftar atau memasukkan email. Kecepatan masing-masing titik 100 MB. Kami ingin menjaga kualitas Biznet Hotspot yang cepat,” ujar Yudie.

Yudie menuturkan pihaknya juga tak memungut bayaran untuk pemasangan Biznet Hotspot. Saat ini, kata Yudie, sudah ada lebih dari 5.000 titik Biznet Hotspot yang tersebar di berbagai kota di pulau Jawa, Bali, Sumatera, dan Batam. “Targetnya bisa deploy lima belas ribu hotspot pada 2018,” ucapnya.

Senada dengan Yudie, Managing Director Flashads, Merril Riandi, juga mengatakan bahwa Biznet tak mencari keuntungan ekonomi terkait layanan Biznet Hotspot. Menurutnya hotspot ini disediakan sebagai teaser bagi pengguna yang ingin merasakan layanan Biznet.

“Kami ingin agar lebih dikenal oleh masyarakat. Layanan ini juga bertujuan untuk memberi akses internet gratis ke masyarakat,” kata Riandi.

Belum ada bagi hasil

Biznet Hotspot | Screenshot

Hingga saat ini, Yudie menuturkan belum ada bagi hasil antara Biznet dengan Flashads terkait bisnis dalam layanan Biznet Hotspot. Menurutnya Biznet hanya meminta Flashads melakukan beragam inovasi terkait layanan iklan apa saja yang bisa mereka tawarkan ke klien.

“Bagi hasil sementara ini belum, karena pemasukan juga masih belum besar. Kami ingin membuat survei, polling, games (di tampilan iklan). Jadi misalnya, sebelum menggunakan internet, main games dulu,” kata Yudhie.

Riandi menjelaskan bahwa Flashads selalu berusaha memenuhi order klien sesuai permintaan. Ia membenarkan bahwa Flashads bisa menampilkan iklan dalam berbagai bentuk, mulai dari banner, video, maupun survei atau polling.

read also

BACA JUGA

Jumlah pengguna internet di Indonesia naik 51 persen, apa perangkat yang paling banyak dipakai?

“Banyak tipe produk untuk iklan. Intinya karena kami bermain digital, harganya sangat murah. Hanya di angka belasan rupiah per tayang. Saat ini kami baru bekerja sama dengan Biznet. Tapi kami tak menutup kemungkinan bekerja sama dengan pihak lain,” jelas Riandi.

Adapun Biznet Google belum lama ini juga mengumumkan rencana mereka menghadirkan layanan Wi-Fi gratis di Indonesia melalui Google Station yang disebut akan segera hadir di sekitar empat ratus lokasi di Indonesia.

Sumber : Tech in Asia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here