Selalu Merasa Lelah dan Kurang Gairah di Kantor? Simak Cara Mengatasinya!

0
1118

Setiap hari, industri selalu berkembang dan menjadi semakin kompetitif. Ini yang menyebabkan seorang pekerja melupakan bahwa ia juga membutuhkan waktu pribadi untuk dihabiskan, ketimbang hanya berjam-jam bekerja di depan komputer.

Mereka bahkan tidak memiliki waktu barang lima menit untuk beristirahat sejenak melepas lelah. Jika hal ini terus berlangsung, bukan tidak mungkin kelebihan kerja ini akan berdampak kepada kesehatan jiwa dan raga seseorang. Produktivitas di tempat kerja bahkan waktu mereka bercengkrama dengan keluarga juga akan kena imbasnya.

Menjadi seorang profesional di bidangmu akan menuntut kamu untuk mengerjakan berbagai pekerjaan setiap hari yang mungkin akan memberikan tekanan tersendiri bagimu — yang akhirnya berdampak pada penurunan performa kerja serta membuatmu cepat lelah.

Untuk menghindari hal ini terjadi, kamu harus mengambil waktu istirahat sesaat untuk menghilangkan penat. Setelah waktu istirahat berakhir, diharapkan kamu dapat kembali bekerja dengan energi baru. Selain itu, kamu juga akan memiliki produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan sebelumnya.

Pada artikel ini, saya akan mencoba untuk memberikan beberapa tip yang dapat kamu lakukan untuk mencegah penat dan lelah saat sedang bekerja. Diharapkan dengan adanya tip ini, kamu dapat mengembalikan semangat kerja dan menghasilkan kualitas kerja yang optimal setiap hari.


Tentukan sendiri batasanmu

Lelah | Ketahui Batasanmu

Sumber: Pexels

Banyak profesional yang bekerja tanpa mengenal waktu. Hal ini menjadi semakin buruk apabila sebuah pekerjaan telah mendekati masa deadline — yang membuat mereka bekerja lebih dari waktu kerja yang dianjurkan. Hal ini sangat tidak saya anjurkan, karena bukannya produktivitas yang kamu dapatkan, kamu akan kelelahan dan semua pekerjaan justru semakin tertunda.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh European Heart Journal, bekerja lebih dari 55 jam dalam satu minggu akan membuatmu berpotensi mengalami masalah jantung. Karenanya, saya menyarankan agar kamu bekerja tidak lebih dari 10 jam per harinya. Ini dilakukan agar kamu memiliki waktu lain dalam sehari untuk menikmati waktu pribadimu tanpa adanya intervensi dari pekerjaan di kantor.

Selain itu, apabila kamu ingin bekerja pada akhir pekan, setidaknya biarkan tubuhmu beristirahat pada satu hari penuh di akhir pekan agar kamu kembali siap menghadapi Senin yang sibuk. Apabila kamu mendorong batas yang dimiliki tubuhmu dan bekerja di ambang batas tersebut, kemampuanmu untuk dapat mengambil keputusan serta kualitas kerjamu tidak akan optimal.

Habiskan waktu istirahatmu dengan teman-teman atau keluarga. Menghabiskan waktu bersama yang terkasih akan membuatmu mengerti alasan sebenarnya mengapa kamu bekerja begitu keras — untuk menjadi pribadi yang berbahagia dengan orang-orang di sekitar kita.

Berhenti menjadi seorang perfeksionis

Lelah | Perfeksionis

Sumber: Pexels

Memaksimalkan kualitas dari setiap pekerjaanmu adalah hal yang diinginkan oleh semua perusahaan, tetapi apakah hal ini adalah hal yang baik juga untukmu? Tidak juga. Dengan memaksimalkan setiap penugasan dan memeras setiap tetes produktivitas yang ada pada diri kamu, kamu hanya akan membuat tubuhmu lebih lelah — yang akan menunda penugasan yang diberikan kepadamu.

Ketimbang kamu mengatakan “Ya, saya akan lembur untuk mengerjakan hal tersebut”, akan lebih baik jika kamu mengatakan, “Saya akan bekerja hingga pukul x saja. Mungkin saya akan meminta waktu tambahan untuk menyelesaikan penugasan tersebut, tetapi tidak di luar jam kerja.

Buatlah tidur, olahraga, dan kegiatan lainnya menjadi bagian dalam hidupmu selain pekerjaan. Dengan ini, kamu akan meraih kreativitas dan produktivitas yang optimal dalam karir.

Melakukan aktivitas fisik

Lelah | Beraktivitas Fisik

Sumber: Pexels

Bagi seseorang yang bekerja di depan komputer dengan postur yang sama selama berjam-jam, aktivitas fisik adalah salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk meregangkan otot yang tegang sekaligus meningkatkan kembali konsentrasimu. Kamu dapat melakukan stretching ringan atau sekadar naik turun anak tangga untuk bergerak dari pose statismu di depan komputer.

Apabila kamu memiliki waktu lebih banyak, tidak ada salahnya kamu menghabiskannya di tempat olahraga/gym, mengikuti sesi aerobik, bersepeda, atau naik gunung bersama teman-temanmu.

Jika kamu ingin sesuatu yang lebih serius lagi, kamu juga dapat mempelajari teknik beladiri — yang selain dapat melatih fisik, juga dapat melatih mental dan pikiranmu.

Bermain game

Lelah | Bermain Game

Sumber: Pexels

Hal inilah yang menjadi salah satu “pelarian” terbaik yang saya lakukan untuk menghilangkan penat. Bermain game akan membuatmu sejenak melepas lelah dari bekerja seharian di kantor. Selain menyenangkan, bermain game juga secara tidak langsung akan melatih refleks sekaligus ketangkasan kamu. Akan tetapi, pemilihan game juga sebaiknya harus diperhatikan agar sesi bermain game tidak berubah menjadi sebuah hal yang menyebalkan — yang malah menambah tingkat stres kamu.

Kamu dapat mencoba game yang tidak memaksa kamu masuk ke dalam ranah competitive gaming yang penuh tekanan. Selain itu, kamu juga dapat mencoba permainan tradisional seperti card game atau board game dan bermain dengan teman-teman atau keluarga.

Perlu diingat bahwa biasanya sesi gaming ini berpotensi untuk memakan waktumu lebih banyak. Karenanya, tentukan waktu bermain yang tepat dan cukup agar pekerjaanmu tidak terganggu.

Menghilangkan lelah dengan liburan panjang

Lelah | Berlibur

Sumber: Pexels

Mungkin tip ini adalah yang paling sering dilakukan oleh kebanyakan pekerja. Dengan menghabiskan sisa cutimu untuk berlibur ke suatu tempat biasanya dianggap dapat menghilangkan kejenuhan yang kamu alami di tempat kerja. Rencanakan liburan dari jauh-jauh hari agar kamu tidak kelelahan karena persiapan yang kurang matang.

Apabila kamu tidak ingin menghabiskan biaya terlalu banyak, kamu dapat juga bersantai di rumah sambil melakukan berbagai kegiatan yang berfaedah.

Selama kamu berlibur, usahakan untuk tidak menyentuh apapun yang berhubungan dengan pekerjaan. Ini dilakukan agar kamu tidak kembali teringat dengan rutinitas kerja yang mungkin saja dapat memunculkan kepenatan di tengah-tengah liburanmu. Intinya, nikmati saja waktu senggangmu tanpa perlu mengkhawatirkan apapun yang terjadi di kantor.

Kamu telah melakukan yang terbaik untuk perusahaan, kini saatnya kamu melakukan yang terbaik untuk dirimu.


Dengan mengetahui kapasitas dirimu serta pengelolaan waktu yang benar, seharusnya pekerjaanmu tidak akan menjadi sebuah penyebab lelah dan penat di keseharianmu. Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu memiliki tip tersendiri untuk mencegah dirimu kelelahan saat bekerja? Bagikan kepada kami pada kolom komentar!

Sumber : Tech in Asia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here