3 Strategi Miliarder Warren Buffett Tambah Harta Kekayaan

0
100

Warren Buffett menjadi salah satu investor terbesar di dunia. Dengan kekayaan di bawah US$ 85 miliar atau sekitar Rp 1.151 triliun (asumsi kurs Rp 13.549 per dolar Amerika Serikat).

Buffett tidak membangun kekayaannya dalam semalam. Ia membutuhkan banyak waktu hingga puluhan tahun untuk menambah kekayaan dan investasi sehingga membuahkan hasil besar.

Miliarder ini juga tidak punya trik rahasia untuk membangun kekayaannya. Berikut tiga langkah yang dilakukan Buffett untuk menambah kekayaan selama bertahun-tahun, seperti dikutip dari laman Motley Fool, Senin (1/1/2018):

1. Simpan Uang

Langkah pertama dilakukan untuk menjadi orang terkaya di dunia dengan menjadi seseorang gemar menabung. Dari sejak usia 10 tahun, ia sudah mengerti pentingnya menabung.

Sepanjang hidup, Buffett prioritaskan barang yang penting untuk dibeli ketimbang pergi senang-senang dan beli rumah besar, serta mobil mahal.

Ia menghabiskan uang sedikit dan menginvestasikannya kembali. Dengan belanja sedikit, dan keluarkan uang sesuai anggaran tiap bulan merupakan tujuan sebagian besar orang. Ini juga jadi langkah untuk membangun kekayaan.

2. Jangan sia-siakan tabungan Anda

Langkah berikutnya untuk memakai hasil tabungan tanpa harus menghabiskannya dengan berinvestasi. Salah satunya investasi di saham. Akan tetapi, Anda perlu yakin untuk berinvestasi di saham. Selain itu, Anda juga perlu melakukan riset.

3. Mengembangkan tabungan dan investasi

Jika Anda menabung dan investasi dengan bijaksana, kemudian membiarkan tabungan dan investasi tersebut bertumbuh. Ini juga yang dilakukan Warren Buffett untuk menambah pundi-pundi kekayaannya.

Dengan tiga langkah tersebut diharapkan bisa jadi inspirasi untuk memperbaiki kondisi keuangan dan membuat disiplin untuk mengelola keuangan terutama di tahun baru.

Miliarder Paling Dermawan

Sebelumnya, Warren Buffett dan Bill Gates menjadi miliarder paling dermawan di Amerika Serikat (AS). Ini ditunjukkan pemberian amal dari total kekayaan miliarder tersebut.

Berdasarkan analisa the Chronicle of Philantrophy menghitung pemberian dari 10 orang terkaya di AS sejak 2000. Perhitungan amal ini yang juga berasal bagian dari total kekayaan mereka.

Buffett menduduki posisi teratas sebagai miliarder paling dermawan. ia memberikan lebih dari US$ 46 miliar sejak 2000. Angka itu mencapai 71 persen dari kekayaan US$ 65,5 miliar.

Sementara itu, Gates memberikan US$ 18 miliar atau 22 persen dari kekayaan US$ 81 miliar. Angka itu sejak pemberian amal tahun 2000. Akan tetapi, Bill dan Melinda Gates telah memberikan dua kali lipat sejak membangun Microsoft pada 1994. Pada bulan lalu, Gates menyumbangkan US$ 4,6 miliar lewat saham Microsoft.

Di posisi ketiga ada Michael Bloomberg. Ia memberikan kekayaan 10 persen untuk amal dari total kekayaannya US$ 45 miliar. Kemudian, miliarder Jeff Bezos menduduki peringkat 10 besar.

Bezos sempat jadi orang terkaya di dunia ini memberikan kurang 0,1 persen dari kekayaan bersihnya untuk amal. The Chronicle mengatakan, kalau total pemberian amal Jeff Bezos mencapai US$ 68 juta dibandingkan kekayaannya US$ 68 miliar pada 2016, dan kekayaan Bezos mencapai lebih dari US$ 80 miliar pada 2017.

Namun Bezos tidak menanggapi hal itu. Akan tetapi, mengutip laman CNBC, Jumat 22 September 2017, Bezos tampaknya berupaya meningkatkan rencana filantropis.

Pada Juni 2017, lewat akun media sosial Twitter, Jeff Bezos meminta saran untuk menerapkan strategi amal. Kemudian dia memberikan apresiasi kepada publik atas semua gagasan soal pemberian amal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here