7 Komponen Dasar dalam Strategi Pemberdayaan Karyawan

0
857

Pemberdayaan karyawan adalah filosofi dan strategi yang digunakan perusahaan untuk memberi ruang bagi karyawannya membuat keputusan dan berperilaku sesuai tujuan perusahaan. Strategi ini membuat karyawan lebih punya rasa bangga dan ownership terhadap pekerjaan mereka. Adanya ruang untuk mengambil keputusan sendiri juga mendorong mereka berpikir kreatif serta berinovasi.

Pemberdayaan karyawan bisa menjadi taktik motivasi yang lembut namun efektif. Selain menambah produktivitas perusahaan, karyawan juga akan merasa lebih puas. Ini pada akhirnya bisa memberi dampak positif pada kultur perusahaan, baik secara internal maupun dalam hubungan eksternal.

Sebuah studi menunjukkan bahwa para karyawan yang mendapat pemberdayaan dari perusahaan akan memiliki tingkat kepuasan lima puluh persen lebih tinggi. Sayangnya, banyak perusahaan terlalu fokus pada pemberdayaan konsumen, dan malah mengabaikan karyawannya sendiri. Bila kamu ingin memberdayakan karyawan di perusahaanmu, inilah tujuh hal fundamental yang bisa kamu praktikkan.


Mendorong aktivitas sosial

Social Interaction | Photo

Langkah awal pemberdayaan karyawan adalah memberikan mereka akses ke fasilitas yang dibutuhkan untuk lebih produktif dan efisien. Salah satu contohnya adalah media sosial.

Ada beberapa perusahaan yang melarang karyawannya membuka media sosial di jam kerja. Padahal media sosial adalah bagian dari kehidupan karyawan dan tidak selalu negatif.

Media sosial bahkan bisa mendatangkan manfaat bagi perusahaan. Para karyawan bisa berinteraksi langsung dengan calon konsumen, juga bisa turut mempromosikan perusahaan secara positif. Membagikan branded content atau konten promosi lain di media sosial juga sangat mudah dan penting bagi perusahaan.


Berkonsultasi pada karyawan

Memberdayakan karyawan artinya memberi kepercayaan dan otoritas sehingga mereka bangga dan bersemangat akan pekerjaannya. Rasa bangga ini akan menurunkan tingkat turnover karyawan sehingga membuat perusahaan lebih produktif dan efisien.

Satu cara untuk menumbuhkan hal-hal di atas adalah dengan rajin berbicara pada karyawan. Diskusikan proyek yang sedang mereka tangani, kemudian tanyakan pendapat mereka. Bantulah para karyawan untuk merasa bahwa mereka punya peran penting dalam proyek tersebut. Memang butuh usaha, tapi hasilnya akan jauh lebih menguntungkan.


Memberi panduan yang jelas

Guidance Arrows | Photo

Pemberdayaan bukan berarti memberi kebebasan seratus persen sampai boleh menjalankan perusahaan seenaknya. Sebelum memberi kebebasan itu, pastikan dahulu bahwa semua orang memiliki pandangan yang sama tentang tujuan perusahaan. Setelah itu buat panduan tentang cara kerja secara garis besar.

Kamu harus memberi wewenang pada karyawan untuk membuat keputusan langsung di lapangan. Contohnya menentukan apakah sebuah produk harus diretur ke konsumen atau tidak, atau menyelesaikan masalah yang mungkin bisa menurunkan citra perusahaan. Tapi perilaku mereka juga harus kamu pantau supaya mereka selalu selaras dengan kepentingan konsumen dan perusahaan.


Membuat struktur tim yang fleksibel

Semangat dalam perusahaan dapat dirasakan tidak hanya oleh para karyawan, tapi juga oleh para pelanggan yang kamu layani. Unsur penting untuk menumbuhkan kultur perusahaan yang penuh semangat antara lain adalah kolaborasi. Dengan kolaborasi, karyawan paling inovatif bisa berhubungan dengan karyawan-karyawan lainnya, sehingga mendorong munculnya ide-ide dan solusi baru.

 

Kolaborasi dapat ditingkatkan lewat penggunaan berbagai software, sarana sosial, hingga jaringan komunikasi internal perusahaan. Kamu juga bisa memperbolehkan para karyawan menyusun tim sendiri, supaya bisa merekrut atau menempatkan orang dengan skill set yang sesuai proyek.


Mendorong komunikasi transparan

Employee Empowerment | New King

Banyak perusahaan yang menerapkan komunikasi berdasarkan hierarki top-down. Untuk para eksekutif, sistem ini mungkin terasa natural. Tapi karyawan yang berada di bawah bisa merasa bahwa mereka tidak punya andil dalam menentukan keberhasilan perusahaan. Meski para pimpinan punya lebih banyak pengalaman, bukan berarti mereka bebas mengabaikan feedback dari pekerja-pekerja di garis depan.

Semua perusahaan harus menyediakan solusi supaya buah pikiran karyawan bisa didengar. Pemberdayaan karyawan artinya membuat para karyawan merasa bahwa ide mereka dihargai. Berikan imbalan serta feedback, dan terima masukan karyawan, maka komunikasi dan semangat akan semakin tumbuh.


Dukung perkembangan diri karyawan

Banyak pimpinan perusahaan yang komplain karena karyawannya tidak punya motivasi, tapi tidak melakukan apa pun untuk mengatasinya. Memberdayakan karyawan artinya menyediakan ruang bagi karyawan untuk tumbuh. Bahkan hal simpel seperti menanyakan cita-cita karier karyawan dan menyemangati mereka mencapai tujuan itu bisa membuat karyawan merasa lebih berarti.

Bantulah karyawanmu menyusun rencana perkembangan diri dan tawarkan imbalan atas perkembangan itu. Ini akan membuat para karyawan lebih betah, kemudian ilmu baru yang mereka dapat bisa mereka aplikasikan dalam perusahaan. Yang terpenting, karyawan jadi merasa bahwa mereka bisa menentukan seperti apa masa depan profesional mereka.


Beri ruang berkreasi

Creative Process | Photo

Terakhir, salah satu cara termudah untuk mendapatkan kesetiaan karyawan adalah cukup dengan menunjukkan bahwa kamu percaya pada mereka. Pastikan pada mereka apa hasil yang ingin kamu capai, kemudian perbolehkan mereka untuk menangani proyek dengan pendekatan mereka sendiri.

Menurut survei dari Harvard, kesempatan untuk mengambil keputusan di tempat kerja dapat meningkatkan kepuasan karyawan, menumbuhkan motivasi, dan mendorong performa lebih tinggi. Memberdayakan karyawan artinya kamu memberi mereka kesempatan untuk unjuk kemampuan serta memberi sentuhan personal dalam pekerjaan.


Kamu bisa melakukan pemberdayaan karyawan dengan cara yang halus atau terang-terangan. Terlepas dari cara mana yang kamu pilih, strategi ini tetap krusial dalam memberi pengalaman memuaskan, baik bagi karyawan maupun konsumen.

Dalam prosesnya, kamu akan memberi mereka sumber daya yang mereka butuhkan untuk bisa melayani konsumen lebih baik. Pada akhirnya, mereka akan mengantarkan perusahaanmu mencapai tujuan bisnis.

Sumber: Aria Solar/Bambu by Sprout Social

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here